Kekayaan
yang dimiliki oleh negara, yang seharusnya dialokasikan untuk kepentingan
negara dan masyarakat, justru dialihkan pada kepentingan pribadi para koruptor
untuk investasi dan memperbanyak harta kekayaan mereka. Korupsi memang peluang
yang memungkinkan seseorang untuk mendapatkan kekayaan secara tiba-tiba dan
tanpa usaha atau kerja keras, namun hal yang perlu dikhawatirkan budaya korupsi
yang selama ini merajalela, selalu dilakukan oleh penjabat-penjabat yang sudah
memiliki jabatan tinggi dalam pekerjaan nya. Bahkan kemungkinan korupsi juga
mendorong beberapa pemimpin-pemimpin pemerintahan untuk melakukan hal yang
sama.
Di Indonesia, kasus Korupsi yang terjadi tidak hanya menjerat penjabat pemerintah saja, bahkan pegawai swasta, pengusaha sampai artis pun mampu untuk memanfaatkan peluang tersebut. Tanpa kita sadari budaya Korupsi yang selama ini dilakukan oleh berbagai pihak mampu menjadikan contoh buruk bagi generasi bangsa khususnya pendidikan moral generasi muda. Mental Generasi muda yang seharusnya mendapatkan pendidikan moral sejak dini justru akan dilemahkan dengan berita-berita korupsi yang ada di berbagai media. Secara tidak langsung kasus-kasus korupsi yang diberitakan oleh media selama ini mampu mendorong generasi muda untuk mencontoh dan melakukan peluang tersebut dalam berbagai kesempatan. Apalagi jika pihak yang melakukan adalah orang-orang besar yang seharusnya menjadi panutan warga-warga nya, pemimpin pemerintahan dalam suatu wilayah, justru dengan korupsi yang dilakukan akan mencoreng nama baik diri nya sendiri, keluarga dan bahkan nama baik wilayah atau negara yang dipimpin nya akan menjadi buruk.
Memanfaatkan peluang, kesempatan, jabatan dan kekuasaan, itulah yang dilakukan oleh para koruptor selama ini. Turun nya kepercayaan publik terhadap pemerintah juga akibat adanya korupsi yang tak kunjung reda dan merugikan banyak pihak sampai-sampai kekayaan negara pun ikut berkurang. Anggaran dana yang seharusnya dialokasikan ke bidang pendidikan, untuk masa depan penerus bangsa justru hilang ditelan para koruptor untuk memperkaya harta pribadi. Bagaimana nasib moral bangsa jika pemimpin nya saja rusak ?? Pemimpin yang dipilih rakyat untuk memperbaiki bangsa jutru merusak bangsa, memberikan contoh buruk kepada bangsa hanya karena uang.
Sungguh kekayaan bangsa akan sangat melimpah jika korupsi di negara semakin berkurang atau bahkan hilang dan tidak ada sama sekali. Anggaran dana untuk pembangunan infrastruktur ibu kota maupun daerah di negara Indonesia akan semakin meningkat, pengembangan dunia pendidikan dan teknologi bagi generasi muda juga akan berdampak lebih baik untuk masa depan mereka. Perkembangan negara dan kualitas yang ada didalam suatu negara bergantung pada generasi muda yang kelak akan meneruskan perjuangan negara demi kemajuan dan kemakmuran masyarakat yang ada didalamnya.
Adanya kerjasama antara badan hukum, pemerintahan, media, dan masyarakat sangat diperlukan untuk mengawasi kinerja yang dilakukan di berbagai instansi.
- Badan Hukum sebagai pihak yang menegakkan hukum keadilan dan kebenaran atas terjadinya sebuah pelanggaran harus melalukan tugas dan kewajibannya secara maksimal. Menunjukkan kebenaran dan menghukum yang salah.
- Pemerintahan sebagai wakil rakyat yang mengemban tugas dan amanat rakyat untuk memberikan pelayanan prima terhadap kesejahteraan masyarakat juga harus dilakukan secara optimal.
- Media massa sebagai alat kontrol sosial, yang menyiarkan berbagai informasi sebisa mungkin juga menyediakan informasi yang berkualitas dan memiliki nilai edukatif bagi masyarakat yang mengkonsumsinya dan menayangkan berbagai berita sesuai dengan standart jurnalistik yang telah ada.
- Masyarakat sebagai pihak utama yang seharusnya menjadi kepentingan umum pemerintah, sebaiknya juga secara aktif untuk ikut andil dalam pembangunan negara, menanamkan nilai jujur dan adil dalam bertindak dan berucap, mengawasi kinerja aparatur pemerintahan terhadap berbagai pelayanan yang diberikan, secara aktif menyalurkan aspirasi demi kemajuan bangsa, ikut mengangkat nama baik negara dengan kecerdasan pola pikir maupun prestasi, mengawasi kinerja aparatur pemerintah dan kebijakan politik yang telah ada.
Setidaknya yang harus dilakukan oleh seluruh lapisan masyarakat adalah harus menanamkan nilai jujur, adil, mengedepankan kepentingan masyarakat dan tanggung jawab atas tugas dan kewajiban masing-masing serta adanya tanggung jawab atas keberhasilan dan kesejahteraan bangsa indonesia dan rakyat nya bergantung pada tangan dan kontribusi besar masing-masing masyarakat Indonesia. Jika dilakukan sesuai dengan tanggung jawab maksimal kemungkinan terjadinya penyelewengan uang untuk kepentingan pribadi akan minim. Korupsi dapat merusak moral bangsa jika tidak diselesaikan sampai ke akar-akarnya. Pahami secara dini apa itu Korupsi dan tanamkan nilai-nilai edukatif bagi generasi muda. Brantas Korupsi, Brantas sekarang juga.
Di Indonesia, kasus Korupsi yang terjadi tidak hanya menjerat penjabat pemerintah saja, bahkan pegawai swasta, pengusaha sampai artis pun mampu untuk memanfaatkan peluang tersebut. Tanpa kita sadari budaya Korupsi yang selama ini dilakukan oleh berbagai pihak mampu menjadikan contoh buruk bagi generasi bangsa khususnya pendidikan moral generasi muda. Mental Generasi muda yang seharusnya mendapatkan pendidikan moral sejak dini justru akan dilemahkan dengan berita-berita korupsi yang ada di berbagai media. Secara tidak langsung kasus-kasus korupsi yang diberitakan oleh media selama ini mampu mendorong generasi muda untuk mencontoh dan melakukan peluang tersebut dalam berbagai kesempatan. Apalagi jika pihak yang melakukan adalah orang-orang besar yang seharusnya menjadi panutan warga-warga nya, pemimpin pemerintahan dalam suatu wilayah, justru dengan korupsi yang dilakukan akan mencoreng nama baik diri nya sendiri, keluarga dan bahkan nama baik wilayah atau negara yang dipimpin nya akan menjadi buruk.
Memanfaatkan peluang, kesempatan, jabatan dan kekuasaan, itulah yang dilakukan oleh para koruptor selama ini. Turun nya kepercayaan publik terhadap pemerintah juga akibat adanya korupsi yang tak kunjung reda dan merugikan banyak pihak sampai-sampai kekayaan negara pun ikut berkurang. Anggaran dana yang seharusnya dialokasikan ke bidang pendidikan, untuk masa depan penerus bangsa justru hilang ditelan para koruptor untuk memperkaya harta pribadi. Bagaimana nasib moral bangsa jika pemimpin nya saja rusak ?? Pemimpin yang dipilih rakyat untuk memperbaiki bangsa jutru merusak bangsa, memberikan contoh buruk kepada bangsa hanya karena uang.
Sungguh kekayaan bangsa akan sangat melimpah jika korupsi di negara semakin berkurang atau bahkan hilang dan tidak ada sama sekali. Anggaran dana untuk pembangunan infrastruktur ibu kota maupun daerah di negara Indonesia akan semakin meningkat, pengembangan dunia pendidikan dan teknologi bagi generasi muda juga akan berdampak lebih baik untuk masa depan mereka. Perkembangan negara dan kualitas yang ada didalam suatu negara bergantung pada generasi muda yang kelak akan meneruskan perjuangan negara demi kemajuan dan kemakmuran masyarakat yang ada didalamnya.
Adanya kerjasama antara badan hukum, pemerintahan, media, dan masyarakat sangat diperlukan untuk mengawasi kinerja yang dilakukan di berbagai instansi.
- Badan Hukum sebagai pihak yang menegakkan hukum keadilan dan kebenaran atas terjadinya sebuah pelanggaran harus melalukan tugas dan kewajibannya secara maksimal. Menunjukkan kebenaran dan menghukum yang salah.
- Pemerintahan sebagai wakil rakyat yang mengemban tugas dan amanat rakyat untuk memberikan pelayanan prima terhadap kesejahteraan masyarakat juga harus dilakukan secara optimal.
- Media massa sebagai alat kontrol sosial, yang menyiarkan berbagai informasi sebisa mungkin juga menyediakan informasi yang berkualitas dan memiliki nilai edukatif bagi masyarakat yang mengkonsumsinya dan menayangkan berbagai berita sesuai dengan standart jurnalistik yang telah ada.
- Masyarakat sebagai pihak utama yang seharusnya menjadi kepentingan umum pemerintah, sebaiknya juga secara aktif untuk ikut andil dalam pembangunan negara, menanamkan nilai jujur dan adil dalam bertindak dan berucap, mengawasi kinerja aparatur pemerintahan terhadap berbagai pelayanan yang diberikan, secara aktif menyalurkan aspirasi demi kemajuan bangsa, ikut mengangkat nama baik negara dengan kecerdasan pola pikir maupun prestasi, mengawasi kinerja aparatur pemerintah dan kebijakan politik yang telah ada.
Setidaknya yang harus dilakukan oleh seluruh lapisan masyarakat adalah harus menanamkan nilai jujur, adil, mengedepankan kepentingan masyarakat dan tanggung jawab atas tugas dan kewajiban masing-masing serta adanya tanggung jawab atas keberhasilan dan kesejahteraan bangsa indonesia dan rakyat nya bergantung pada tangan dan kontribusi besar masing-masing masyarakat Indonesia. Jika dilakukan sesuai dengan tanggung jawab maksimal kemungkinan terjadinya penyelewengan uang untuk kepentingan pribadi akan minim. Korupsi dapat merusak moral bangsa jika tidak diselesaikan sampai ke akar-akarnya. Pahami secara dini apa itu Korupsi dan tanamkan nilai-nilai edukatif bagi generasi muda. Brantas Korupsi, Brantas sekarang juga.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar